Heboh Virus Corona, Ini Dampak Harga Emas Hari Ini

Image result for virus corona harga emas"

Sesudah tempo hari ditutup turun, ini hari harga emas kembali kuat. Pasar yang masih diliputi sentimen negatif berkaitan virus corona membuat harga emas tidak ingin turun dalam.

Tempo hari harga emas di pasar spot turun 1,5% dalam satu hari serta ditutup di US$ 1.552,26/troy ons. Salah satunya sentimen yang memberatkan emas ialah launching data ekonomi Amerika Serikat untuk bidang manufaktur.

Pada Senin (3/2/2020), Institute for Suplai Management (ISM) meluncurkan data PMI manufaktur Paman Sam untuk bulan Januari. Angka PMI manufaktur versus ISM untuk kali pertamanya memperlihatkan kegiatan ekspansi semenjak Agustus tahun kemarin.

Angka PMI manufaktur AS bulan Januari ada di level 50,9 tambah tinggi dari bulan Desember yang ada di level 47,8. Semenjak Agustus 2019, angka PMI manufaktur AS versus ISM terus ada di zone kontraksi, berarti angka PMI ada dibawah 50.

Walaupun sempat turun, emas seakan tidak tidak mudah menyerah. Bagaimanapun pasar masih diliputi oleh kesiagaan akan makin merebaknya virus corona. Virus yang pertama-tama diketemukan di Wuhan ini adalah virus dari kelompok yang sama juga dengan penyakit SARS serta bisa membuat orang yang terinfeksi menderita pneumonia.

Bersamaan dengan berjalannya waktu, patogen ini terus menelan korban. Jumlahnya orang yang terinfeksi setiap harinya makin banyak, begitupun korban jiwa. Berdasar data paling baru John Hopkins CSEE, sampai sekarang telah ada 24.478 disampaikan di 27 negara.

Jumlahnya masalah paling banyak masih disampaikan di China dengan 24.266 orang dipastikan positif terinfeksi virus corona. Sesaat 212 masalah yang lain diketemukan di 26 negara lain dari mulai AS, beberapa negara Eropa serta lokasi Asia sampai Australia.

Jumlahnya korban wafat sampai sekarang tertera sampai 492 orang. Dua korban wafat disampaikan di luar China, satu di Hong Kong serta satu di Filipina. Sesaat jumlahnya pasien yang dipastikan sembuh sekarang sejumlah 906, seseorang yang dipastikan sembuh datang dari Vietnam.

Virus corona yang masih menghantui pasar masih sediakan ruangan untuk bikin emas bisa bergerak naik. Pagi hari ini, Rabu (5/2/2020) harga emas spot ditransaksikan kuat 0,12% ke level US$ 1.554,25/troy ons.

Emas jadi asset minim efek (safe haven) banyak dicari saat ekonomi sedang hadapi turbulensi. Efek virus corona disebutkan bisa memukul perekonomian negeri Gorden Bambu serta sampai lebih dari satu % point menurut analisis S&P.

China jadi ekonomi paling besar ke-2 di dunia adalah negara yang terpadu dengan perekonomian global lewat kegiatan perdagangan serta investasi. Disamping itu China mempunyai peranan penting dalam rantai pasok serta industri manufaktur global.

Jadi dapat dipikirkan jika contoh ekonomi China turun, karena itu efeknya dapat dirasa dengan global. Pada 2019, PDB China cuma dapat tumbuh 6%, terlemah semenjak tiga dekade. Bila virus corona ini betul-betul memukul perekonomian China sampai satu % point pasti bukan berita baik untuk perekonomian global.

Tetapi berita itu tidak lalu membuat harga emas melejit. Harga emas memang tidak dapat banyak-banyak naik, pasalnya dolar masih perkasa. Keperkasaan dolar membuat harga emas jadi tambah mahal buat pemegang mata uang tidak hanya dolar.

Dolar yang perkasa bisa kelihatan dari indeks dolar yang mengukur urutan mata uang Paman Sam itu di muka enam mata uang yang lain. sampai pagi hari ini indeks dolar masih kuat 0,06%. Perihal ini pula yang membuat harga emas tidak naik banyak pagi hari ini.

Leave a comment

Design a site like this with WordPress.com
Get started