
Ramainya virus corona yang sampai sekarang masih memunculkan korban, pasti membuat beberapa orang makin siaga akan datangnya virus baru ini ke pada tubuh.
Serta, ada pula yang merasakan takut terlalu berlebih serta menyerap kabar-kabar yang belumlah pasti kebenarannya berkaitan penyebaran virus corona ini, diantaranya yakni penyebaran lewat minuman dan makanan.
Tidak ada penyebaran lewat minuman dan makanan,” kata Direktur Mencegah serta Pengaturan Penyakit Menyebar Langsung Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, dr Wiendra Waworuntu di Gedung Kemenkes.
Jika dari sisi kesehatan, minuman dan makanan tidak memberi penyebaran pada novel coronavirus. Walau tidak dibetulkan jika terdapatnya penyebaran virus corona pada minuman dan makanan, tapi Wiendra masih memperingatkan warga untuk lebih baik serta sehat dalam konsumsi minuman dan makanan, seperti mengonsumsi makanan yang masak.
“Kan novel coronavirus ini di suhu 70 derajat mati. Jadi, konsumsi makanan yang masak sampai masak,” tuturnya.
Menurut Wiedra, makanan masak umumnya ada di suhu 100 derajat celcius. Hingga, bila kita konsumsi makanan yang masak serta nyatanya ada virus, virus itu akan mati.
Langkah mencegah penyebaran virus corona
Tutup ruang mulut saat batuk serta bersin
Awalnya, Pulmonologist RS EMC, menyarankan jika batuk, tutup ruang mulut dengan telapak tangan, sesudahnya bersihkan tangan dengan sabun cair minimum 40 detik. Bila memakai tisu, langsung bisa dibuang, serta jangan dibawa-bawa serta dipakai kembali.
Dia memberikan tambahan waktu batuk atau bersin ditutup dengan lengan sisi dalam dan kerjakan bersihkan tangan sekerap kemungkinan.
Bersihkan tangan dengan benar dan baik
Hal yang tidak kalah penting dalam mencegah penyebaran virus ini ialah jaga kebersihan dengan rajin membersihkan tangan.
Bersihkan tangan dengan air yang mengalir serta sabun atau juga bisa dengan memakai hand sanitizer.
Yakinkan untuk membersihkan tangan sebelum menggenggam ruang mulut, hidung, serta mata.