Benarkah, Pakai Spray Antivirus Bisa Tangkal Virus Corona?

Image result for spray obat virus corona

Penemuan antivirus baru untuk virus corona terus diupayakan beberapa faksi sesudah makin beresiko. Tetapi, tenaga medis di Tiongkok telah gunakan spray antivirus sebelum mengurus pasien yang terserang virus corona. Apakah benar spray itu ampuh mencegah parasit mematikan itu?

Merilis dari data paling baru (29/01) virus corona tertera telah sekitar 6.057 masalah yang menebar di 19 negara, sebagian besar Asia. Dengan di Tiongkok terbanyak yaitu 5.970 masalah serta 132 orang di Negeri Gorden Bambu wafat.

Virus ini terus jadi intimidasi buat warga dunia lebih telah mulai diketemukan korban di Jerman, Kanada, Prancis, serta Amerika Serikat. Beberapa ilmuwan diberitakan sedang berupaya meningkatkan antivirus untuk virus ini dapat selekasnya hilang.

Mencuplik dari Straits Times, satu semprotan antivirus baru sudah dipakai beberapa tenaga medis di bangsal perawatan genting Shanghai Public Health Clinical Centre. Semprotan itu tuturnya dapat membuat perlindungan staf medis dari coronavirus.

Tenaga medis yang mengurus pasien virus corona memang dianjurkan memakai spray itu. Langkah ini untuk lakukan mencegah supaya mereka tidak tertular.

Beberapa staf medis bisa memakai semprotan antivirus ini sebelum masuk ruang karantina. Langkah memakainya, mereka harus buka mulut sekalian bernapas supaya kandungan semprotan ini dapat masuk ke aliran pernafasan mereka.

Obat baru ini ditingkatkan serta sudah dipakai sekumpulan ilmuwan dari instansi riset epidemi Shanghai Public Health Clinical Centre. Peranan spray ini memberi perlindungan bioaktif pada infeksi.

Tetapi, untuk lakukan mencegah, beberapa petugas medis tidak cuma memakai spray saja, mereka masih kenakan pakaian biohazard komplet dengan masker dan goggle mask.

Menurut Profesor Xu Jianqing, kepala Institut, teamnya habiskan lebih dari enam tahun meningkatkan obat baru untuk penyembuhan penyakit menyebar dari aliran pernafasan. Obat ini dapat dibuktikan efisien sesudah diuji-coba pada hewan, sampai persyaratan untuk pemakaian klinis, serta lulus standard GMP (Good Manufacturing Practice).

Menurut Prof Xu, semprotan ini sudah mainkan peranan positif dalam penyembuhan infeksi step awal. Tetapi, obat baru belum mendapatkan lisensi kesepakatan pasar, hingga tidak bisa dipakai dengan resmi untuk perawatan klinis pasien.

Sekarang, semprotan antivirus itu cuma dapat dipakai staf medis di Shanghai Public Health Clinical Centre.

Prof Xu menerangkan jika semprotan baru memiliki kandungan dua bahan aktif. Bahan aktif pertama bekerja meredam duplikasi virus serta lainnya mengatur proses virus yang membuat penyakit pada manusia.

Virus itu membuat orang sakit dengan membuat peradangan. Bahan aktif bisa mendesak peradangan serta melakukan perbaikan mukosa aliran pernafasan.

Sayangnya, penemuan Prof Xu serta rekan-rekannya ini belum dapat dibuat dengan massal. Ini sebab obat itu belum mendapatkan lisensi dari faksi berkuasa.

Leave a comment

Design a site like this with WordPress.com
Get started