Benarkah, Risiko Laki-Laki Terjangkit Virus Corona 71 Persen?

Image result for orang terkena virus corona

Warga disarankan supaya masih tenang serta tidak cemas dengan wabah Coronavirus yang semakin merebak sampai 23 negara di penjuru dunia.

Hal tersebut tersingkap dalam Media Briefing : Bukti Coronavirus serta Influenza, Tingkah laku serta Mencegah Penyakitnya di Rumah Sakit Kampus Indonesia.

Pertemuan yang dipelopori UI itu mendatangkan ahli yang berkaitan dengan virus korona, yakni Konsultan Virologi Fakultas Kampus Indonesia, R. Fera Ibrahim. Dia memandang, Coronavirus bisa dijauhi dengan desinfektan dan pemanasan dalam suhu 56 derajat.

“Desinfektan seperti alkohol. Dapat digunakan waktu pengidap yang terluka. Waktu memasak harus masak. Suhu 56 derajat, yang dikerjakan terus-terusan pada masakan bisa melumpuhkan virus pada makanan itu,” papar Fera.

Fera mengatakan, Coronavirus memiliki tipe baru, yakni virus korona. Virus itu membuat masalah pada pernafasan manusia dari flu mudah sampai penyakit serius. Seperti Sindrom Pernafasan Kronis Berat atau SARS. Hal tersebut dikarenakan virus corona tipe baru itu menginfeksi sel organ manusia dibagian paru-paru atau usus halus.

“Paru-paru atau usus halus mempunyai banyak sel reseptor ACE 2 dimana virus itu menginfeksi. Serta nyatanya, sel reseptor ACE 2 banyak dipunyai lelaki dibandingkan wanita,” tuturnya.

Pertemuan itu didatangi Dokter Spesialis Baru, Raden Rara Diah. Berdasar data yang dikumpulkannya, prosentase efek lelaki terjangkit sekitar 71 %. Tetapi, Rara menyarankan supaya warga tidak berlaku cemas.

Kata Diah, tidak semua tanda-tanda flu adalah sinyal virus corona. Hal itu harus diimbangi dengan kisah perjalanan pada sebuah bulan paling akhir ke daerah Cina, khususnya Wuhan atau beberapa negara yang terkonfirmasi ada masalah itu.

“Proses penebaran virus ini lewat udara yang terinhalasi atau terhirup melalui hidung serta mulut masuk ke pernafasan atas, lantas ke tenggorokkan sampai paru-paru. Waktu inkubasi virus ini 2 sampai 14 hari. Itu kenapa kita waspada periode dua minggu itu,” kata Diah.

Dalam Media Briefing yang diadakan RSUI itu, terlihat ada Direktur Penting RSUI, Julianto Witjaksono yang menerangkan materi Peranan Rumah Sakit dalam Mencegah serta Tata Seperti Penyakit Infeksi. Serta Direktur Service Sekunder RSUI, Sukamto, yang menjelaskan materi Hidup Sehat serta Vaksinasi untuk Tingkatkan Kebal Badan pada Penyakit Infeksi; Influenza jadi Mode.

Leave a comment

Design a site like this with WordPress.com
Get started