
Penyakit jantung seperti serangan jantung, mempunyai efek penyebab, diantaranya ialah makanan. Serangan jantung bisa meneror jiwa seorang bila saluran darah ke jantung terhalang.
Penyumbatan umumnya adalah dari hasil penimbunan lemak, cholesterol, serta beberapa zat lain yang membuat plak di arteri yang memberikan makan jantung (arteri koroner).
Dikutip dari Kilat, konsumsi makanan tidak sehat serta tinggi lemak bisa membuat seorang terserang aterosklerosis (pengerasan pembuluh darah) serta tingkatkan efek serangan jantung.
Makanan tinggi lemak jemu dipercaya jadi pemicu terjelek sebab makan itu bisa tingkatkan jumlahnya cholesterol dalam darah, yang bisa tingkatkan efek meningkatkan penyakit jantung koroner.
Satu riset di Northwestern Medicine pada hampir 30 ribu orang memberikan laporan, orang dewasa yang makan makin banyak telur serta yang memiliki kandungan cholesterol jahat mempunyai efek penyakit kardiovaskular tambah tinggi dan pemicu kematian.
“Pesannya ialah ini betul-betul mengenai cholesterol, yang kebetulan memiliki kandungan banyak telur serta terutamanya kuning telur,” kata penulis studi di Northwestern University Feinberg School of Medicine, Norrina Allen.
Ia meneruskan, “Orang butuh konsumsi jumlahnya cholesterol yang lebih rendah. Orang yang konsumsi lebih sedikit cholesterol mempunyai efek lebih rendah terserang penyakit jantung.”
Beberapa periset dari European Society of Cardiology sudah temukan jika kebanyakan serta seringkali konsumsi makanan cepat saji bisa berefek langsung pada kesehatan customer, dengan tingkat serangan jantung yang condong tinggi.
“Penyakit jantung iskemia, terhitung serangan jantung, salah satu pemicu penting kematian di penjuru dunia,