Benarkah, Tes Swab Antigen Tidak Bisa Gantikan Tes PCR?

COVID-19 testing available at UP; information not so much - The Beacon

Terakhir menyebar berita jika test swab antigen menjadi pilihan untuk mengetahui Covid-19. Kecuali harga yang makin murah daripada test polymerase chain reaction (PCR), hasilnya dapat juga didapat bertambah cepat. Test PCR baru dapat dketahui hasilnya sesudah 1-2 hari, sesaat test swab antigen langsung dapat dikenali hasilnya dalam 20 menit.

Tetapi, pandemiolog Fakultas Kesehatan Warga Kampus Indonesia, Iwan Ariawan serta Tri Yunis Miko Wahyono, menyetujui jika test swab antigen tidak dapat gantikan keunggulan test swab PCR untuk akurasi mengetahui virus corona.

Iwan Ariawan menjelaskan, test swab antigen tidak langsung mengetahui virus Covid-19 tapi cuman mengetahui antigennya. Sedang test swab PCR mengetahui virusnya.

“Antigen ini semakin lebih lamban mengetahui virusnya. Akurasinya masih di bawah PCR, tapi di atas rapid tes anti-bodi. Antigen ini ibarat benda asing yang masuk di badan.

Selanjutnya disebutkan Iwan, ongkos test swab antigen memang tambah murah dari swab PCR.

“Tetapi WHO tidak anjurkan ini. Untuk screening serta analisis terus swab PCR yang paling baik,” kata Iwan.

Seirama dengan itu, Tri Yunis Miko Wahyono menjelaskan, test swab antigen mempunyai tingkat sensitivitas tertentu serta akurasinya ada di atas rapid tes anti-bodi.

“Tetapi terus ya, tidak dapat gantikan swab PCR,” tutur Miko panggilan akrabnya.

Menurut dia, cara yang lain sama dengan test PCR ialah Test Cepat Molekular (TCM). Test ini mempunyai tingkat ketepatan tinggi seperti test swab PCR.

“TCM ini dulu untuk mengetahui TBC. Reagen-nya diubah untuk virus corona. Jadi di-switch yang semula untuk bakteri TBC jadi virus untuk corona. Kesulitannya ialah sebab reagen-nya masih sedikit,” papar Miko.

Leave a comment

Design a site like this with WordPress.com
Get started